Mengatur Tekanan Ban Mobil yang Pas untuk Berbagai Medan Jalan
Melakukan pengukuran tekanan ban secara mandiri memerlukan ketelitian agar hasilnya akurat dan mencerminkan kondisi sebenarnya dari ban tersebut.
1. Gunakan alat ukur tekanan ban yang terkalibrasi secara rutin
Penggunaan alat pengukur tekanan udara digital atau analog yang terpercaya sangat disarankan agar hasil yang didapatkan tidak meleset. Pastikan untuk menekan ujung alat ukur dengan posisi tegak lurus pada pentil ban hingga bunyi desis udara berhenti, lalu bacalah angka yang tertera dengan jelas.
2. Lakukan pengukuran saat kondisi ban masih dingin
Pengukuran yang paling akurat dilakukan saat mobil belum digunakan untuk menempuh jarak jauh, atau setidaknya dua hingga tiga jam setelah mobil diparkir. Suhu ban yang panas akibat gesekan dengan aspal akan membuat udara di dalam ban memuai, sehingga angka tekanan yang terbaca pada alat ukur akan lebih tinggi dari kondisi sebenarnya.
3. Sesuaikan dengan angka standar pabrikan pada pilar pintu
Setiap mobil, seperti Grand Vitara atau S-Presso, memiliki spesifikasi tekanan udara yang dirancang oleh insinyur agar performanya optimal. Temukan label stiker di bingkai pintu pengemudi yang mencantumkan rekomendasi tekanan dalam satuan PSI atau Bar, lalu ikuti angka tersebut sesuai dengan jumlah penumpang dan barang yang dibawa.
Kapan Tekanan Ban Harus Segera Diperiksa?
Pemeriksaan tekanan ban sebaiknya tidak hanya dilakukan saat hendak melakukan perjalanan jauh ke luar kota.